Tuesday, 20 September 2011

Tahitian Noni : IRIDOID vs FLAVANOID



Buah noni mengandung zat bio aktif yang dinamakan Iridoid. Sebenarnya, banyak buah lainnya yang juga mempunyai zat-zat  bio aktif yang juga mempunyai efek yang sangat bagus bagi tubuh. Tapi,  kebanyakan buah mengandung flavanoid dan polyphenol. Zat ini memang  sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Tapi, zat-zat bio aktif ini tidak  stabil, sehingga, saat proses pemetikan, pasteurisasi dan pengolahan,  zat ini mengalami perubahan dan menyebabkan khasiatnya turun, tidak sama  dengan khasiat ashlinya. Lain halnya dengan Iridoid yang terdapat dalam  Tahitian Noni.


Zat bioaktif ini cenderung lebih stabil dan hanya  mengalami perubahan yang sangat kecil sekali saat buah noni diproses.  Sehingga, khasiat bio aktif yang dibawanya akan tetap terjaga. Dan itu  pula yang menyebabkan Tahitian Noni mempunyai khasiat yang lebih  dibandingkan dengan jus buah yang lainnya.


Iridoid yang terdapat dalam Tahitian Noni  juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Zat bio aktif  ini dapat menangkal bahaya radikal bebas, meningkatkan kerja otak  (cocok untuk anak-anak yang dalam masa pertumbuhan), mengontrol  kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatan jantung,  dan masih banyak lainnya manfaat yang sangat berguna bagi kesehatan  tubuh kita. Zat Iridoid juga mempunyai salah satu manfaat yang besar  untuk mencegah kanker, yaitu dapat mencegah mutasi sel.


(Mengarah pada hasil penelitian Dr. Ralph Heinicke: “Xeronine membantu untuk memperbesar pori-pori dinding sel tubuh manusia yang memungkinkan nutrisari dapat masuk kedalam tubuh dengan lebih baik.”)


Hal ini sangat  bermanfaat dalam mencegah kanker, yang sebagian besar disebabkan oleh  sel yang bermutasi tak terkendali. Tapi, Tahitian Noni hanyalah sebagai  pelengkap dari kesehatan tubuh kita. Untuk memperoleh tubuh sehat, juga  diperlukan gaya hidup sehat. Menjaga kebersihan, rutin berolahraga,  makan makanan yang sehat merupakan hal yang perlu dilakukan selain  mengkonsumsi Tahitian Noni ini, untuk hidup yang lebih sehat, hidup yang  lebih baik.


Perbedaan Dengan Flavanoid?

TIDAK ADA SATU OBAT PUN MAUPUN ALTERNATIF APAPUN, YANG DAPAT MEMBERIKAN KESEMBUHAN TANPA IZIN – NYA. NAMUN KAMI PERCAYA, MELALUI INFORMASI INI ANDA AKAN MENEMUKAN JAWABAN YANG BISA MENUNTUN ANDA KEPADA PRODUK KESEHATAN YANG PALING SEHAT DI DUNIA SAAT INI


Apakah itu Flavonoid ?


Flavonoid adalah molekul yang bersifat antioksidan yang terkandung di dalam buah - buahan dan sayuran segar pada umumnya. Bersifat memberikan warna pada buah. Flavonoid berasal dari jenis ”Food Plants (Tanaman Buah)” seperti pisang, apel, jeruk, berry, manggis, yang manfaat utamanya adalah sebagai nutrisi untuk kehidupan.


Beberapa jenis buah mengandung Flavonoid yang sangat tinggi kadarnya, kini secara umum dijuluki ”Super Fruit atau BUAH SUPER”. Buah super yang kini sedang ter kenal adalah GoChi, Acay, Berry, dan Manggis.


Manfaat Flavonoid


Flavonoid diakui secara ilmiah dapat membantu meningkatkan kesehatan secara umum. Makin besar jumlah flavonoid yang dikonsumsi, makin besar manfaatnya bagi kesehatan serta menjadi unsur penting dalam proses penyembuhan berbagai macam penyakit ringan hingga kronis.


Namun…


Lagi-lagi,… berkat penelitian ilmiah terkini, telah dapat dibuktikan bahwa Flavonoid adalah molekul yang bersifat sangat tidak stabil. Kandungan Flavonoid yang ada dalam buah, dapat menurun dan terurai dengan cepat karena proses pembuatan Jus/sari buah. Proses Pasteurisasi, Suhu panas, dan Lama penyimpanan, secara ilmiah dibuktikan menghilangkan kandungan Flavonoid dalam buah dengan sangat cepat.



Apakah itu Iridoid ?


Iridoid adalah suatu senyawa yang bersifat bioaktif sangat bermanfaat bagi semua makhluk hidup. Kegunaan Iridoid terhadap tubuh manusia bersifat adaptogen, yaitu tidak secara sepesifik bermanfaat hanya pada satu masalah kesehatan, melainkan beradaptasi terhadap ”SELURUH MASALAH KESEHATAN MANUSIA DAN SEMUA MAKHLUK HIDUP”


IRIDOID umum terdapat dalam jumlah besar pada “Medical Plant (Tanaman Medis)”.. Namun secara menakjubkan 12 jenis Iridoid yang ada di alam terdapat secara melimpah terkandung di setiap buah Noni yang tumbuh di Kepulauan Tahiti terletak di Samudera Pasifik.


Penelitian ilmiah telah membuktikan buah Noni yang kaya akan kandungan IRIDOID, sangat bermanfaat untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit ringan hingga kronis. Sehingga tidaklah aneh penduduk asli kepulauan Tahiti menggunakan Noni sebagai pengobatan sejak 2000 tahun yang lalu.


Kabar Baiknya adalah ..


Iridoid bersifat sangat stabil, artinya proses pasturisasi, suhu, masa penyimpanan, TIDAK sedikitpun membuat kandungan IRIDOID berkurang. TAHITIAN NONI INTERNATIONAL adalah lembaga pertama di dunia yang menemukan hal ini, dan mulai memasarkan Noni dari kepulauan Tahiti ke seluruh dunia sejak tahun 1996. Justru dengan proses pasteurisasi dan pemisahan daging dan buah noni sehingga menjadi TAHITIAN NONI Juice, ’men-tiadakan’ satu-satunya kandungan dalam buah noni yang tidak baik untuk kesehatan yaitu detergen. Dalam waktu singkat, Tahitian Noni Jice terkenal di dunia dengan manfaat yang segera diikuti dengan peniru produk sejenis di seluruh dunia.


Tahitian Noni Juice – Tahitian Noni Bioactive Beverages


1. Mendapatkan pengakuan Badan Paten International (WIPO) dan berbagai Badan penelitian Negara Maju, akan manfaatnya bagi kesehatan. Dalam bentuk 300 lebih Paten Pengakuan Manfaat.


2. Secara ilmiah terbukti bermanfaat bagi kesehatan, dalam pencegahan, pengobatan, perawatan berbagai penakit ringan hingga kronis seperti HIV dan Kanker


3. Terbukti tidak menimbulkan efek samping akibat pemakaian dalam berapapun jumlah dosis, masa pemakaian, umur dan tingkat kesehatan pengguna


4. Hanya Buah Noni dari kepulauan Tahiti yang memilki kandungan 12 jenis iridoid alam.


Kandungan Tahitian Noni


NONI kaya akan bioactive yang bermanfaat untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas kesehatan. Dalam disertasi Dr. Ane Hirazumi Kim (1997), dipublikasikan sekitar 150 nutraseutical (bioaktif) yang terkandung dalam buah noni. Dan saat ini temuan kandungan bioactive noni di prediksi mencapai 200 jenis, mencakup : aneka lignan, koumarin, polisakarida, flavonoid, fitosterol, asam lemak, asam amino, alkaloid, vitamin, mineral dan lainnya. Hasil Program riset NONI berkelanjutan, awal tahun 2010 para peneliti Tahitian Noni International, inc. Mempublikasikan Iridoid sebagai bioactive primer yang terkandung dalam produk olahan NONI.


IRIDOID adalah bioaktif yang menjadi kunci beragam manfaat kesehatan Tahitian Noni. Yang sejak 15 tahun terakhir merajai industri nutraseutikal (suplemen dunia). Iridoid itu pula yang menjadikan NONI jauh lebih unggul dibandingkan produk super fruit manapun. Iridoid adalah kekuatan pertahanan terhadap infeksi dan agresi dari luar. Iridoid terdapat pada tanaman obat, dan tidak terjadi pada buah-buahan secara umum.


Banyak produser suplemen mengklaim produknya mengandung bioaktif iridoid namun setelah diteliti seksama tidak lebih dari food plant atau tanaman makanan layaknya manggis, jeruk atau papaya yang hanya mengandalkan flavonoid atau karotenoid, bukan murni medicinal plant (tanaman obat) sebagaimana produk lahan Noni


Memperluas Pengetahuan tentang Noni di Iridoid Symposium


Satu hal yang pasti ketika International Iridoid Research Symposium (IIRS) membuat kesimpulan: Ketika bicara tentang iridoid, kita berhadapan dengan sesuatu yang benar-benar menakjubkan. Pesan ini menjadi jelas setelah mendengar presentasi dari sebuah panel ahli yang terdiri dari doktor, ilmuwan, ahli kimia dan peneliti dari seluruh dunia: Iridoid adalah salah satu keajaiban alam.

Pada Selasa, 9 Agustus 2011, ratusan orang berkumpul di auditorium TNI, dengan ribuan orang lainnya mengikuti via online, untuk mempelajari lebih lanjut tentang iridoid yang menakjubkan. "Tujuan kami menyelenggarakan International Iridoid Research Symposium adalah berupaya meningkatkan kesadaran tentang iridoid dan konsumsinya," kata Jeff Wasden dalam kata sambutannya. “Lebih banyak iridoid yang kita konsumsi, maka akan lebih baik.”

International Iridoid Research Symposium adalah forum yang unik bagi siapapun yang tertarik dalam kemajuan iridoid. Ini adalah pertemuan ilmuwan food scientist dan ahli kimia dari seluruh dunia, serta tempat untuk diskusi tentang penelitian, makalah yang diterbitkan, studi dan manfaat iridoid.

IIRS tahunan kedua ini menyajikan informasi menarik, dan semua orang yang hadir di acara ini pulang dengan membawa kesan berbeda tentang iridoid yang layak untuk dibicarakan. Dr. Simla Basar, seorang Food Scientist yang memiliki misi untuk mempelajari iridoid dan efeknya dalam tubuh, mengungkapkan pandangannya tentang tujuan dari IIRS.

"Kami ingin mengekstrak, mengisolasi, mengidentifikasi dan mengukur iridoid, serta memahami efeknya pada tubuh manusia," katanya. "Itulah tujuan kami di International Iridoid Research Symposium."

Dr. Basar tentu saja benar. Kami di TNI ingin membuat kata Iridoid menjadi sebuah nama ‘yang dikenal di mana-mana’. Kami ingin semua orang, di manapun mereka berada, memahami kekuatan dan manfaat dari mengonsumsi iridoid dari tanaman obat seperti Morinda citrifolia. International Iridoid Research Symposium adalah salah satu contoh bagaimana kita akan membuat itu menjadi kenyataan.

Belum lama ini selama 2 hari kami mendengar presentasi dari 11 pembicara yang mewakili 8 negara yang berbeda ( Amerika, India, Korea, Jerman, Jepang, Cina, Hungaria & Rusia ). Mereka membahas berbagai topik, termasuk efek iridoid pada sel-sel yang rusak, bagaimana iridoid bermanfaat pada tubuh manusia, dari mana sumber iridoid, efek biotopikal noni pada perawatan kulit, dan banyak lagi.


Dr. Il-Moo Chang dari Korea memberikan presentasi terutama tentang bagaimana iridoid dapat membantu memperbaiki kerusakan sel. Kesimpulannya? "Noni, dan iridoid yang menyertainya, layak untuk dikembangkan, baik dari pandangan finansial dan medis. Ini memiliki nilai sebagai obat alami dari tumbuhan, dan bermanfaat sebagai anti-kanker."


Dr. Chang bergabung dengan pembicara terkenal lainnya seperti Dr. Johannes Westendorf dari Jerman, Dr. Biswanath Dinda dari India, dan Dr. Shixin Deng dari Cina. Masing-masing memiliki kisah yang unik untuk menceritakan tentang pengalaman mereka bekerja dengan iridoid. Pada iridoid mereka menemukan efek positif pada struktur rangka, aliran darah, regenerasi sel, daya tahan tubuh dan pemulihan kesehatan, dan bahkan perawatan kulit.

Ada sejumlah pemikiran cemerlang di kantor pusat TNI, dan menurut Presiden TNI John Wadsworth, itulah alasan mengapa kami telah menginvestasikan waktu dan usaha dalam menyelenggarakan simposium tersebut. "Salah satu tujuan dari simposium ini adalah untuk membawa pikiran yang baik bersama-sama dan bertukar ide tentang bagaimana menyampaikan pesan lebih lanjut mengenai iridoid," kata John. "Kita tahu sekarang bagaimana iridoid penting untuk produk kita. Tahitian Noni kaya dengan senyawa dan konsentrasi iridoid."

Dalam International Iridoid Research Symposium tersebut, dua staff Tahitian Noni International Indonesia, yaitu Nina Sarungu ( Nutritional Product Manager ) dan Anita Krisnandari Hart ( Skincare Product Manager & Media Relations ) berkesempatan hadir dan mengikuti secara langsung acara simposium serta bertemu dengan seluruh scientist pembicara.




Terimakasih telah membaca artikel Tahitian Noni : IRIDOID vs FLAVANOID ini, Sobat boleh menyebarkan-nya jika artikel Tahitian Noni : IRIDOID vs FLAVANOID ini bermanfaat, namun jangan lupa meletakkan link sumber artikel Tahitian Noni : IRIDOID vs FLAVANOID. Terima kasih telah berkunjung

1 comments:

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2011 the colours of life is proudly powered by blogger.com | Design by BLog Bamz Published by Template Blogger